Pembagian Klasifikasi Iklim di Dunia

Pembagian Klasifikasi Iklim di Dunia

Pembagian Klasifikasi Iklim di Dunia
Minggu, 26 September 2021

Iklim adalah kondisi rata-rata cuaca di suatu lokasi atau daerah selama 30 tahun. Iklim didefinisikan sebagai bentuk yang lebih besar dari cuaca. Cuaca pada suatu kawasan sewaktu-waktu dapat berubah, pagi mungkin cerah namun tidak dipungkiri mungkin siang atau sorenya justru hujan lebat dan menjadi bencana hebat. Iklim tentu sangat berpengaruh terhadap jenis kegiatan ekonomi manusia, bukan hanya ekonomi saja sebenarnya, tapi semua aspek kehidupan akan berbeda untuk suatu lokasi yang memiliki tipe iklim yang berbeda. Nah berikut kita akan membahas beberapa klasifikasi iklim dari para ahli.

 


Yunani kuno


Pengklasifikasian iklim ternyata sudah ada sejak zaman yunani. Pada saat itu iklim di bagi atas perbedaan kondisi suhu di muka bumi. Mungkin ini adalah klasifikasi yang paling sering anda dengar. Penggolongan yunani kuno menggunakan variasi gerakan semu matahari.


  • Daerah lintang rendah (atau torrid) merupakan daerah yang dibatasi oleh lintang maksimum matahari pada gerak semu tahunannya yaitu sekitar 23.5 LU – 23.5 LS. Ciri-ciri daerah ini adalah pencahayaan matahari sepanjang tahun, panjang siang dan malam yang hampir sama.
  • Daerah lintang tinggi (atau frigid) dibatasi oleh Arctic dan Antartic circle, yaitu merupakan batas imajiner yang ditentukan, dengan syarat lintang tersebut mengalami 1 hari full tanpa cahaya matahari dan 1 hari full dengan cahaya matahari pada hari tertentu pada 1 tahun. Saat ini, lingkaran ini berada di atas lintang 66.6 LU dan 66.5 LS.
  • Daerah lintang tengah, yang merupakan lintang daerah diantara dua ekstrim, dan memiliki ciri khas dua-duanya.

 

Thornthwaite


Sistem ini membagi iklim berdasarkan rasio atau perbandingan antara presipitasi dan evaporasi (P/E ratio). Dari sini juga muncul konsep yang dikenal sebagai potential evapotranspiration (PEVT), yang didefinisikan sebagai jumlah kelembapan yang bisa diuapkan dari tanah dan vegetasi apabila kelembapan tersebut tersedia secara ubiguitous atau bebas dan banyak.


Tabel golongan kelembapan menurut Thorntwaite

Tabel golongan suhu menurut Thorntwaite


Koppen


Koppen membagi iklim berdasarkan suhu dan curah hujan. Sistem ini awalnya dikembangkan oleh Waldimir Koppen pada 1918, kemudian dikembangkan oleh Glenn T. Trewartha dan Rudolf Geiger, menghasilkan Klasifikasi yang akan dibahas sekarang


a. Iklim Tropis Basah atau Hutan Hujan Tropis (Kelompok A)




Karakterisik umum dari kelompok ini adalah bersuhu di atas 18 derajat celsius atau 64 derajat fahrenheit dan terletak di daerah sekitar ekuator. Kelompok ini dibagi lagi menjadi hutan hujan tropis basah (Af) yang dicirikan oleh suhu lebih tinggi (sekitar 30an) dan curah hujan yang lebih tinggi (Sekitar 2000mm per tahun). Contoh dari daerah ini adalah hutan hujan tropis yang terletak dekat dengan ekuator.


Variasi lain adalah tropical wet and dry climate (Aw), di mana terdapat bulan-bulan tertentu yang curah hujannya dibawah 60 mm untuk dua bulan berturut:turut. Hal ini menyebabkan Aw memiliki penampakan seperti padang rumput atau sabana, karena tumbuhan pada umumnya tidak dapat bertahan dari bulan kering ini.


Iklim hutan hujan moonsoon (Am) memiliki curah hujan yang bervariasi secara musiman, dan dikenali melalui adanya bulan-bulan dengan curah hujan rendah. Namun, yang menjadi pembeda dengan Aw adalah total curah hujan tahunan yang masih tinggi (sekitar 1500 mm).

 

b. Iklim Kering (Kelompok B)


Iklim B umumnya memiliki presipitasi yang rendah dan terletak di sekitar lintang 20 dan 30 derajat. Iklim dibagi menjadi iklim gurun pasir atau arid (BW) dan iklim padang kering atau semi-arid (BS), yang dikenal dengan landform spesifik seperti stepa.


Di iklim B, digunakan variabel tambahan yaitu h (untuk menandakan suhu rerata tahunan di atas 18 derajat celsius) dan k (untuk menandakan suhu rerata tahunan di bawah 18 derajat celsius), sehingga ada 4 kombinasi dari iklim B ini (BWh, BWh, BSh, BSI).

 

c. Iklim Subtropis Basah (Kelompok C) dan Iklim Kontinental Basah (Kelompok D)


Ciri utama dari kelompok C adalah suhu bulan terdingin berada di antara 18 derajat dan -3 derajat celsius, sedangkan iklim D memiliki suhu bulan terdingin di bawah -3 derajat celsius. Dengan ini dapat diperhatikan bahwa kelompok € masih dipengaruhi laut dengan fungsi moderasi suhu – yang tidak didapatkan oleh kelompok D karena lokasinya yang umumnya terletak lebih di dalam benua.


Iklim C dan D dispesfikkan lagi menjadi beberapa variabel di bawah.

  1. Dry winters (w) memiliki curah hujan di musim panas terbasah lebih besar 10 kali dari musim dingin terkering, sehingga disimpulkan musim dingin yang ada benar-benar dingin.
  2. Dry summers (s) memiliki curah hujan i musim panas terkering lebih kecil dari 40 mmm dan curah hujan di bulan musim dingin terbasah lebih tinggi dari bulan musim panas terkering.

 

Untuk yang idak sesuai engan golongan w dan, dikenal golongan f yaitu golongan yang cukup basah sepanjang tahun. Golongan f dibagi lagi menjadi:

  • Summers long and hot (fa) memliki suhu bulan terpanas di diatas 22 derajat, dan minimal 4 bulan dengan rata-rata di atas 10 derajat celsius.
  • Summers long and cool (fb) memiliki suhu semua bulan di bawah 22 derajat celsius dan minimal 4 bulan dengan rata-rata di atas 10 derajat celsius.
  • Summer short and cool (f) memiliki suhu semua bulan di bawah 22 derajat celsius dan 1-3 bulan dengan rata-rata di tas 10 derajat celsius.
  • Summers short and cool: winters severe (fd) memiliki suhu rata-rata bulan musim dingin terdingin di bawah -38 derajat celsius, biasanya ditemukan di kelompok D.

 

Iklim Polar (Kelompok E)




Kelompok ini memiliki suhu di bawah 10 derajat celsius sepanajng tahun, dengan pembagian ET sebagai daerah tundra dan EF untuk polar ice caps. Perbedaannya, ET pada umumnya tidak sampai di bawah 0 derajat celcius, sedangkan EF mencapai di bawah level itu.


Video Pembelajaran Materi Terkait:

Source Youtube: Guru Geografi



Zonasi Iklim Junghuhn: Panas, Sedang, Sejuk, Dingin

Pembagian Klasifikasi Iklim di Dunia
4/ 5
Oleh
Open Comments
Close comment

2 komentar

  1. Terimakasih telah berkunjung di Radar Sastra.. Tinggalkan jejakmu setelah mampir di blog ini dengan menuliskannya di kolom komentar yah..

    BalasHapus
  2. materinya mudah dipahami, ringkas

    BalasHapus