Jenis-jenis Angin (Lokal, Regional & Global)

Jenis-jenis Angin (Lokal, Regional & Global)

Jenis-jenis Angin (Lokal, Regional & Global)
Minggu, 29 Agustus 2021

Kembali lagi di Radar Sastra ngab. Pada postingan sebelumnya telah kami bahas tentang Angin. Gaya Pembentuk Angin & Faktor-faktor Kecepatan Angin. Maka pada entri kelima label geografi ini aku bakal bahas tentang jenis-jenis angin, mencakup jenis angin skala lokal, regional dan global. Kalo kamu lagi cari suplemen tentang materi iklim, boleh banget nih untuk bertamu di post sebelumnya tentang Unsur-unsur Iklim & Perubahan Iklim, 5 Gas Penyusun Atmosfer, Lapisan Atmosfer Berdasarkan Suhu, Komposisi & Sifat Kelistrikan, dan Angin. Gaya Pembentuk Angin & Faktor-faktor Kecepatan Angin. Ceritakan pengalaman mu yah selama menjelajah di Radar Sastra dengan menuiskannya di kolom komentar, terimakasih.


Jenis-Jenis Angin


  Dalam keseharian kita, tentu kita akan selalu berjumpa dengan angin. Sosoknya yang tak nampak namun dapat dirasakan membuat kita tidak peduli untuk mengetahui asal mula berhembusnya ataupun mengetahui jenis-jenis dari angin itu sendiri. Pembagian angin secara umum terletak pada luas lokasi yang dapat dipengaruhi atau dijangkau, dan pembagian angin secara khusus perbedaanya terletak pada waktu dan asal berhembusnya.

Berikut jenis-jenis angin yang perlu kamu ketahui


Angin Lokal

(1). Angin darat & angin laut



Angin darat adalah angin yang terbentuk di darat akibat dari tekanan yang tinggi dan suhu yang rendah pada malam hari. Angin darat ini digunakan oleh para nelayan untuk mencari ikan menggunakan kapal layar dimalam hari, hal ini disebabkan oleh angin darat yang berhembus ke laut dan membantu kapal nelayan menuju tengah laut. Sedangkan angin laut adalah angin yang terbentuk di laut akibat dari tekanan yang tinggi di pagi dan siang hari. Angin laut membantu para nelayan untuk kembali lagi di darat. 


(2). Angin gunung & angin lembah



Kedua angin ini merupakan angin yang timbul akibat perbedaan pemanasan antara dua daerah, yang mengakibatkan aliran angin. Angin gunung berasal dari puncak gunung pada malam hari dan begitupun sebaliknya pada angin lembah.


(3). Angin Jatuh Panas (Fohn)

Angin fohn merupakan angin yang timbul karena adanya penghalang ketika angin bergerak (contohnya gunung) yang berakibat lifting paksa pada parsel udara, yang kemudian mencapai jenuh menghasilkan presipitasi. Setelah itu, angin akan terus bergerak ke lereng yang berlawanan (leeward side) dan membawa ciri-ciri angin yang panas dan kering.


Nama-nama angin fohn di Indonesia,

  1. Angin Bahorok di barat-barat laut dari Medan, Sumatera Utara
  2. Angin Gending menuju probolinggo, Jawa Timur
  3. Angin Grenggong di Pasuruan, Jawa Timur
  4. Angin Brubu di Makassar, Sulawesi Selatan
  5. Angin Wambraw di Biak, Papua



Angin Regional

Angin regional ialah angin horizontal yang bergerak pada suatu zona tersendiri. Terdiri dari;


(1).  Angin muson

Merupakan angin yang berlangsung secara periodik dan berbalik arah setiap musim yang dipengaruhi oleh kontinentalitas dua daerah (benua dan laut). Terbagi atas muson asia timur dan tenggara, asia selatan, australia utara, afrika timur, afrika barat.


(2). Angin siklon

Angin yang bergerak pada isobar lengkung. Contohnya yaitu angin siklon dan antisiklon.



Angin Global

Jenis angin global berhembus sepanjang tahun dalam wilayah yang luas bahkan antar benua. Terbagi atas angin timuran/easterlies (angin yang bertiup dari timur), angin baratan/westerlies (angin yang bertiup dari barat), angin pasat (angin yang bertiup menuju ekuator) dan angin antipasat (angin yang menjauhi ekuator).


Diupdate 05 September 2021

Jenis-jenis Angin (Lokal, Regional & Global)
4/ 5
Oleh
Open Comments
Close comment

1 komentar

  1. Terimakasih telah berkunjung di Radar Sastra.. Ceritakan pengalamanmu selama menjelajah di blog ini dengan menuliskannya di kolom komentar ini yah..

    BalasHapus