Angin. Gaya Pembentuk Angin & Faktor-faktor Kecepatan Angin

Angin. Gaya Pembentuk Angin & Faktor-faktor Kecepatan Angin

Angin. Gaya Pembentuk Angin & Faktor-faktor Kecepatan Angin
Selasa, 24 Agustus 2021

Halo sobat Radar Sastra, dipostingan ke empat seri materi geografi ini, aku bakal bagi ke kalian terkait materi angin, dan pada entri ini aku bakal bahas materi tersebut dengan lugas, lengkap dan tentunya easy buat sobat pelajari. Oh iya jangan lupa untuk membaca materi sebelumnya yakni tentang Unsur-unsur Iklim & Perubahan Iklim, 5 Gas Penyusun Atmosfer, Lapisan Atmosfer. Berdasarkan Suhu, Komposisi & Sifat Kelistrikan. Ceritakan pengalamanmu selama menjelajah di Radar Sastra dengan menuliskannya di kolom komentar yah.


Angin


  Sebelum kita bahas mendalam, kamu tau tidak bedanya angin dan udara?, Udara adalah kumpulan gas-gas seperti nitrogen, oksigen, argon, karbon dioksida serta gas-gas lain yang berada di atmosfer. Sedangkan bedanya dengan angin, Angin adalah udara yang bergerak dari suatu tempat yang bertemperatur rendah ke tempat yang bertemperatur tinggi atau dari tekanan tinggi ke tempat bertekanan rendah. Udah paham yah..


  Angin jika ingin bergerak tentunya memerlukan gaya agar dalam proses transportasinya dapat berjalan. 

Berikut lima gaya yang mempengaruhi angin.


a. Gaya gradient tekanan

Merupakan gaya yang timbul akibat adanya perbedaan tekanan udara antara dua tempat (P=tekanan, rho=densitas udara, d=jarak)

b. Gaya coriolis

Merupakan gaya fiktif yang muncul akibat rotasi bumi, sehingga membelokkan angin ke kanan di belahan bumi utara dan ke kiri di belahan bumi selatan.


c. Gaya gesekan udara

Merupakan gaya yang muncul atas pembelokan aliran udara akibat dari bentuk benda yang dilewatinya.


d. Gaya Sentripetal

Merupakan gaya yang bergerak melingkar menuju pusat lingkaran. Gaya masuk ke dalam ini disebabkan oleh tekanan yang lebih rendah di pusat dan dikelilingi oleh tekanan tinggi di sekitarnya.


e. Gaya gravitasi

Merupakan gaya yang menarik benda-benda di permukaan bumi agar tetap berada dibumi.


Faktor yang mempengaruhi kecepatan angin


a. Gradient tekanan horizontal

Merupakan perubahan tekanan udara per satuan jarak yang membentuk perpindahan massa udara dengan arah horizontal dan tegak lurus tehadap isobar.


b. Letak lintang

Suatu wilayah yang dekat berada di equator memiliki gerak angin yang lebih cepat di bandingkan dengan tempat-tempat di lintang tinggi. Hal ini disebabkan oleh rotasi bumi pada porosnya.


c. Ketinggian

Semakin tinggi suatu tempat maka angin yang bertiup akan lebih kencang. Peristiwa ini terjadi mengingat bahwa di permukaan tanah memiliki berbagai penghambat bagi jalannya angin seperti gedung-gedung tinggi, pepohonan, dan berbagai fitur permukaan lainnya.


d. Waktu

Angin membutuhkan energi dari pemanasan matahari untuk bergerak. Maka tentu kita akan merasakan lebih banyak angin di siang dari pada malam hari.


  Anemometer adalah instrumen meteoroogi untuk menghitung kecepatan angin. 1 mil kecepatan angin setara 1,61 km, 1 knot setara 1,151 mil/jam atau 1,85311 km/jam atau 0,514 meter per detik. Dalam menghitung kecepatan angin dibutuhkan skala sebagai acuan perhitungan agar dapat dihasilkan data yang bersifat kuantitatif. Skala Beaufort digunakan untuk menghitung kecepatan angin.



Postingan selanjutnya aku bakal bagi materi ke kalian tentang jenis-jenis angin, mencakup tentang angin lokal, regional dan global. Terimakasih telah mampir di Radar Sastra ngab..

 

Video pembelajaran

Source : Sinotif Official


Proses Terbentuknya Angin di Permukaan Bumi
Angin. Gaya Pembentuk Angin & Faktor-faktor Kecepatan Angin
4/ 5
Oleh
Open Comments
Close comment

1 komentar

  1. Terimakasih telah berkunjung di Radar Sastra.. Ceritakan pengalamanmu selama menjelajah di blog ini dengan menuliskannya di kolom komentar ini yah..

    BalasHapus