MUJAHID EKONOMI - Ippho Santosa

 Review MUJAHID EKONOMI

Mitra Profit Protokol 

Art of war ala rasulullah

♦️Rasulullah terlibat dalam banyak perang.

♦️Dalam perang dana yg dihabiskan sekian trilyun, tidak mungkin sia sia

♦️Sebelum diangkat jadi nabi, terlibat dalam Perang Fijar. Perang di mana beliau blm mendapatkan wahyu. Beliau memihak di salah satu yg beliau yakini mendekati kebenaran.

♦️Perang Badar adalah perang pertama setelah kenabian yang inspiratif 300 melawan 3000. Dengan kekuatan tauhid, dimenangkan. Mengajarkan keajaiban/pertolongan  Allah

♦️Perang Uhud, mengajarkan sunnatullah (hukum alam). 1000 lawan 3000, kalah perang. Salah satunya tdk mengikuti perintah nabi. Tidak menjaga visi di awal

♦️Analisa dalam setiap kondisi harus  dilakukan secara vertikal dan horizontal. Analisa sebab akibat hukum alam, dan analisa sebab keajaiban dr Allah

♦️Perang Khandaq, mengajarkan inovasi (membuat parit). Tidak terduga oleh musuh. Dan mengajarkan tentang open minded, ide ini diberikan salman alfarisi, yang berasal dari persi (penyembah api) 

♦️Perang Khaibar, bertahan di benteng. Nabi menguasai logistik

♦️Perang Mu'tah. Mengajarkan tekad, ada sahabat yg tangannya putus, sembilan pedang patah. Berganti pimpinan di lapangan, mengajarkan pentingnya Planing

♦️Ekspedisi Byzantium. Pentingnya kaderisasi. Usamah usia 20 tahun memimpin 3000 pasukan. Penuh persiapan

♦️Perjanjian Hudaibiyah. Mau haji tapi tertahan di hudaibiyah ketika mau masuk mekkah. Kata Nabi di hapus, pasukan yg ditawan nabi tidak dikembalikan. Sahabat yg ditawan diharapkan bisa  menyebarkan dakwah dari dalam. Strategi mengalah untuk menang  

♦️Fathul Mekkah. Pentingnya memaafkan, kondisinya 12 ribu muslimin mampu membalas tapi rasulullah mengatakan tidak ada perang. SunTzu mengatakan menang tanpa perang adalah strategi perang terhebat.

♦️Memaafkan sama dengan sedekah. Kalau ada perselisihan harta lepaskan. Jika kita yg salah, sudah semestinya membayar, jika trnyata kita yg benar, nanti Allah yang ganti. Dan tantangannya kadang jg ego


▶️ Saat ini kita tdk ada lagi perang. Jihad kita di ekonomi. Agama kita menganjurkan perniagaan, tapi justru tertinggal di perdagangan. Agama lain tdk ada sejarah perdagangan tapi justru mereka memimpin perdagangan. 

▶️ Indonesia perlu contoh, Pengusaha muslim. 

Ketertinggalan dari segi jumlah

Ketertinggalan dari size bisnis

Berjuang dengan harta dan jiwa (Bahasa Alquran, yang di depan lebih utama).

Sebaik baik harta di tangan orang beriman.

▶️ Ditolak ga perlu baper, penolakan sama seperti sedekah, dpt pahala. Kita dijelek jelelin biarin aja.. Kalau Singa, tidak balas mengaum padaAda anjing menggonggong. Kalau sudah besar, tidak mungkin panik dengan di sekitarnya.. 


Mujahid Ekonomi

✅ Ketertinggalan, kita tertinggal ekonomi. Ekonomi rendah memaksa kerusakan. Kemiskinan adalah Lingkaran setan, pendidikan jelek, kesehatan jelek, akhlaq jelek. 

✅ Sunnah nabi, kita syiarkan. Akhlaq pedagang. Kita tunjukkan sama Allah kita pantas. 

✅ Yang dipandang saat ini adalah finansial. Selain Iman harus punya uang. Dengan keuangan itu kita punya marwah dan izzah, dihargai. Kita bikin sekolah di pelosok pelosok, beli mobil operasional untuk antar sembako ke pelosok. InsyaAllah kita akan bangun di bogor An Nahl Islamic Centre.

✅ Banyak pesantren didanai oleh non muslim, secara fiqh boleh tapi di mana muru'ahnya?. 

✅ InsyaAllah kita akan danai guru guru ngaji di pelosok-pelosok. Satu mitra pegang satu guru ngaji.

✅ Surah Muhammad dan Al Hajj, Kalau kita menolong agama Allah, Allah akan menolong kita, Allah akan kokohkan kedudukan kita.

✅ Allah menghendaki bumi ini dirunning oleh muslim, orang beriman dan beramal sholeh

Belum ada Komentar untuk "MUJAHID EKONOMI - Ippho Santosa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel