Metode Baru Mengubah Gas Metana Menjadi Metanol

  Ilmuwan di University of Illinois Chicago berhasil mengembangkan sebuah metode yang mampu mengubah metana menjadi metanol pada suhu ruang sekitar 20 derajat celsius.

  Metana yakni gas hidrokarbon yang paling sederhana dengan rumus kimia CH4. Ia merupakan komponen utama gas alam yang sering digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik hingga memasak, keberadaan metana bisa kita temukan diberbagai tempat seperti atmosfer bumi, TPA, ladang gas dan bahkan di beberapa planet seperti Mars. Disamping manfaatnya, metana bisa menimbulkan bahaya ketika konstentrasinya di atmosfer terlalu banyak karena ia bisa merusak lapisan ozon dan menyebabkan pemanasan global. Tercatat pada tahun 2019 Amerika Serikat menghasilkan 1,6 gigaton karbon dioksida ke atmosfer dari penggunaan 31 triliun kaki kubik gas alam.

  Agar metana tidak lepas begitu saja setelah hasil pembakaran menuju atmosfer dan meningkatkan laju pemanasan global, para peneliti berusaha untuk mencari solusinya, salah satunya adalah mengubahnya menjadi metanol yang dapat digunakan kembali untuk memproduksi plastik dan bahan bakar rendah emisi, sebagai pengganti bahan bakar fosil.

  Proses mengubah metana menjadi metanol bukanlah hal yang baru, namun prosesnya memerlukan biaya tinggi dan juga perlu suhu tekanan yang tinggi, sehingga dinilai tidak praktis.

  Inilah yang membuat Aditya Prajapati dan rekan-rekannya mengembangkan metode yang tak memerlukan suhu tekanan tinggi untuk memecah molekul metana menjadi metanol.

  Mereka menggunakan katalis yang terdiri dari titanium dan tembaga. Katalis ini dikombinasikan dengan sejumlah kecil listrik untuk memfasilitasi pemecahan ikatan hidrokarbon metana menjadi metanol. Proses ini memakan energi jauh lebih sedikit daripada metode tradisional, dan karena tidak memerlukan mesin untuk menghasilkan tekanan dan panas tinggi, proses ini dapat disiapkan dengan cepat dan murah.

  "Kami mampu menurunkan suhu proses industri dari lebih 200 derajat Celcius ke suhu ruangan, yaitu sekitar 20 derajat Celcius, ”jelas Prajapati.

 "Proses kami tidak perlu terpusat, ini bisa diterapkan di ruang sekecil van dan portabel untuk penggunaan gas alam yang didistribusikan dan pembuatan metanol." kataSingh

  Saat ini mereka telah mengajukan paten sementara untuk proses tersebut dan berharap dapat membuat beberapa liter metanol sehari.


sumber: today.uic.edu

Belum ada Komentar untuk "Metode Baru Mengubah Gas Metana Menjadi Metanol"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel