Jenis jenis sel darah putih (Leukosit dan Fungsinya)

 Jenis Jenis Leukosit Dan Fungsinya 

sumber : halodoc.com

      Sel darah putih atau biasa di sebut dengan Leukosit yang di produksi oleh sumsun tulang belakang dan di edarkan atau di alirkan keseluruh tubuh melalui aliran darah. Leukosit atau sel darah merah adalah salah satu bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk menghasilkan anti bodi yang dapat melawan virus, jamur, bakteri dan parasit penyebab penyakit yang masuk kedalam tubuh.

Adapun jenis jenis Leukosit dan juga fungsinya sebagai berikut : 

A. Jenis Jenis Leukosit


1. Neutrofil 

      Neutrofil adalah salah satu jenis sel darah putih yang ada di dalam tubuh manusia. Dari beberapa jenis sel darah putih, neutrofil adalah jenis yang paling banyak jumlahnya, yaitu sekitar 55 sampai 70 persen. 

Fungsi : Tubuh membutuhkan neutrofil untuk membantu melawan infeksi, sekaligus melindunginya dari ancaman penyakit. Sel darah putih memiliki peran yang besar dalam sistem kekebalan tubuh.

2. Eusinofil

   Eosinofil adalah sel darah putih dari kategori granulosit yang berperan dalam sistem kekebalan dengan melawan parasit multiselular dan beberapa infeksi pada makhluk vertebrata. Bersama-sama dengan sel biang, eosinofil juga ikut mengendalikan mekanisme alergi. 

Fungsi : Eusinofil memiliki peranan khusus, yaitu, Melawan parasit dan bakteri yang relatif besar, misalnya cacing.

3. Basofil

     Basofil adalah granulosit dengan populasi paling minim, yaitu sekitar 0,01 - 0,3% dari sirkulasi sel darah putih Basofil mengandung banyak granula sitoplasmik dengan dua lobus. Seperti granulosit lain, basofil dapat tertarik keluar menuju jaringan tubuh dalam kondisi tertentu.

Fungsi : Basofil merupakan salah satu jenis sel darah putih yang memiliki peran penting sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. Sel basofil ini berperan penting dalam menghasilkan reaksi peradangan untuk melawan infeksi. Selain itu, basofil juga turut berperan dalam munculnya reaksi alergi.

4. Monosit 

     Monosit adalah salah satu jenis sel darahputih dalam tubuh. Jumlah monosit pada orang sehat cukup beragam, mulai dari 1-10% dari total sel darah putih yang tersirkulasi. Angka ini setara dengan 200-600 monosit per mikroLiter darah.

Fungsi : Sel ini berfungsi melawan beberapa jenis infeksi, menyingkirkan sel dan jaringan rusak, serta meningkatkan kekebalan tubuh terhadap benda asing. Maka dari itu, jumlah monosit yang terlalu tinggi, bisa menjadi indikator penting dari suatu gangguan kesehatan.

5. Limfosit

     Limfosit adalah sel darah putih yang terdapat pada sistem kekebalan makhluk vertebrata. Limfosit utamanya berperan dalam imunitas adaptif. Limfosit secara umum dibagi menjadi limfosit B, limfosit T, dan sel pembunuh alami. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan dengan menggunakan nilai rujukan dari Laboratorium Kanaka, kadar limfosit normal yaitu 25 – 40% jumlah seluruh kadar limfosit dari jumlah leukosit.

Fungsi : Setiap limfosit memiliki peran yang berbeda-beda dalam sistem kekebalan tubuh. Ada limfosit yang bersifat sebagai sel efektor dan ada juga yang bersifat sebagai sel memori. Sel efektor akan aktif bila terdapat penyebab infeksi dan melawan infeksi tersebut secara langsung.

Sementara itu, sel memori berperan untuk mengingat penyebab infeksi yang pernah ada sebelumnya, sehingga bila selanjutnya penyebab infeksi tersebut datang kembali, tubuh bisa memberi respons perlawanan yang lebih cepat.

Belum ada Komentar untuk "Jenis jenis sel darah putih (Leukosit dan Fungsinya)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel