Selasa, 15 September 2020

Artikel prestasi Anak Desa Jadi Ketua HMI Politik UB

Artikel prestasi Anak Desa Jadi Ketua HMI Politik UB

Artikel prestasi Anak Desa Jadi Ketua HMI Politik UB
Selasa, 15 September 2020

Anak Desa Jadi Ketua HMI Politik UB 

Disusun oleh Muhammad Fadil

Andi Muhfi Zandi M 

“Sebaik baik Manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia lainnya”

    Merupakan motto hidup dari seorang mahasiswa yang jago debat dan menulis Essai, kalimat inilah yang membuatnya selalu hidup dengan semangat baik sesama sesama.

    Andi Muhfi Zandi, orang-orang memanggilnya “Momo”. Pria kelahiran 97 ini, lahir di Bone di tengah-tengah keluarga yang berkecukupan, dengan Ayah sebagai wiraswasta dan Ibunya yang masih honorer. Semasa kecilnya, dia banyak menghabiskan waktu bersama Ibunya, sosok yang menjadi panutan Muhfi untuk melangkah ke depan.Tahun demi tahun, waktu bersama orang tua lebih sedikit ketika dia harus bersekolah selama 6 tahun, dari pagi sampai siang.waktu kecil dia tipe orang yang cengeng, dia orangnya sosial, berkumpul bersama teman-teman terkadang menjadi kesibukanya sepulang sekolah, dan hal-hal yang membuatnya senangi di masyarakat.   

 Ia belajar di SD Persis Serang dalam waktu normal yakni 6 tahun, yang diistirahatkan dengan SMP selama 3 tahun di sekolah favorit Bone, di MTsN Watampone. Selepas dari masa SMP nya, ia cukup bingung akan lanjut di mana, apalagi dengan ajakan Orang Tua nya untuk masuk pesantren yang tidak sejalan dengan niatnya. Kabar bahwa sekolah baru yang menerima beasiswa penuh, penasaran, apalagi sistem sekolah yang menurutnya akan meluluhkan hati orang tuanya.

Cerita Awal                                                                                                      

  Momo lahir dari pasangan Muhajir Dimyati dan Andi Nafilah Zainuddin, harapan tentang masa depan selalu tertuju pada Muhfi, bagaimana tidak, dia adalah satu-satunya anak yang di nafkahi dari kecil. Berpisah dengan orang tua harus menahan rindu di tengah kedewasaanya

   Hidup ber asrama di tahun awal berdirinya ATHBON yang sangat mudah, Momo memang siswa angkatan ke-2, namun segala kekurangan di angkatan ke-1 masih mengalir, jumlah siswa di tahun itu masih sedikit, kurang 120 orang, siswa-siswi terkadang mengeluhkan Kondisi sekolah yang masih seperti hutan, tinggal di rumah ukir, wc yang sedikit, dan lingkungan sekolah yang masih lengket dengan cerita mistisnya. Hidup dengan itu semua, siswa ATHBON memiliki visi yang kuat untuk mengangkat nama sekolah tuk menjadi terdepan seperti yang sekarang ini, menyumbang prestasi dan aktif dalam bersosialisasi dengan masyarakat adalah usaha mereka atas visi besar itu.

  Libur asrama setiap bulan selalu nanti, berpisah dengan orang tua di bulan pertama adalah saat-saat sulit yang mesti di hadapi oleh laki-laki betubuh kekar dengan tinggi 169 cm ini, kadang-kadang dalam sela-sela kegiatan yang padat ia berharap, untuk mendapatkan waktu libur lebih lama dari sebelum-sebelumnya.

   Dengan keberadaanya yang di anggap adik sendiri oleh guru-guru, laporan betah untuk bertahan di sana, kemampuanya dalam olahraga Basket dan ilmu fisika, laporan kenal di sekolah tercintanya itu. Bukan hanya itu, ia juga di kenal sebagai sosok organisator dengan pengalamanya sebagai OSIS & MPK di SMA Islam ATHIRAH Bone, begitulah harapanya, mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

Menjadi yang terbaik di tempat yang baik

       Sekolah Islam Athirah Bone sekolah memiliki prestasi gemilang yang selalu menempatkan namanya di kancah nasional. Tak heran, orang – orang dari berbagai pelosok daerah berdatangan untuk mendaftar ke ATHIRAH Bone. Nama ATHIRAH yang sekarang bersinar di kancah persekolahan semakin akrab. ATHIRAH Bone sudah lama di rilik oleh orang-orang di awal berdirinya, karena ATHIRAH berhasil melahirkan generasi yang memiliki bekal ilmu dan iman yang baik. 

   Sebagai bentuk pengembangan bakat siswa, SMA Islam ATHIRAH Bone menghadirkan beberapa Ekskul di bidang akademik, Momo dengan bekal ilmu dan keahlian sewaktu SMP, memberanikan diri untuk mendaftar Ekskul fisika dan Komunitas Pecinta Basket, dengan niat yang tulus karena ingin belajar, dia lulus di Ekskul Idamanya tersebut, bukan hanya itu, dia sering pula latihan basket bersama kakak kelas sebagai tes bentuk dan tanda bergabungnya di Komunitas tersebut.

   Di awal tahun ajaranya, Momo dan siswa lainya selalu di bakar semangatnya, baik itu dalam prestasi juga akhlak, dan semua itu terbukti, Dalam perlombaan phsyc kompetisi di HIMAFI UNHAS ia berhasil menyabet juara 1, tak tanggung-tangung, lawan-lawanya hadir dari berbagai sekolah di Indonesia Timur, bukan hanya itu, dalam bidang non-akademik dia menunjukkan keahlianya sebagai juara IV Liga Basket se-sulawesi selatan.

Andi Muhfi Zandi

Tempat Tanggal / Lahir: Bone, 3 Mei 1997

Alamat: Jl. Sugai Asahan Blok.A2 No.20, Tanete Riattang.Kab.Bone

Hobi: Baket Utama

Orang Tua: Ayah_Muhajir Dimyati

                       Ibu_ Andi Nafilah Zainuddin

Motto: “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untukmanusia lainya"

Email: andimuhfi@gmail.com

No. HP: 081230124919

Media Sosial: @andimuhfizandi

Riwayat pendidikan: 

  TK Matannatikka Watampone

  SD Persis Serang

  MTsN Watampone

  SMA Islam ATHIRAH Bone

  Universitas Brawijaya

Prestasi Selama di Athirah Bone: 

 Juara I OSN Astronomi Kab. Bone

 Juara I Phsyc Competition HIMAFI UnHas se Indonesia Timur

 Kompetisi Sosial Juara I Sciense di Athirah Makassar

 Juara IV Liga Basket MMA  se provinsi Sulawesi Selatan

   Betahnya dia disana, dia merasa bahwa ATHBON adalah rumah sakit, walau saat-saat tegang, sedih harus dia hadapi sebagai seorang siswa. Beliau siap ketika dalam proses menuntut ilmu nya harus menghadapi beberapa rintangan yang cukup sulit, seperti nilai yang tidak sesuai harapan, kena diaktifkan dan sedih ketika harus meninggalkan hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin di Athirah.

  Semakin tahun, Muhfi menjadi siswa dengan tingkat tertinggi di kelas 12, ia sadar bahwa intensitas belajarnya harus ia tingkatkan untuk menghadapi ujian nasional, apalagi kesibukanya di tambah dengan karya tulis ilmiah yang harus dia selesaikan sebagai syarat kelulusan dari sekolah tercintanya itu.     

 Munaqasyah terkadang mengisi kegelisahanya ketika ia sadar bahwa kelancaran hafalanya masih harus ia tingkat agar dapat lulus dengan kriteria mutqin. Waktu terasa cepat di benaknya, ia pun lulus di SMA Islam Athirah Bone dengan nilai di atas dari teman-temanya.

Jalan Baru

  Kebebasan berekspresi bersama teman-temanya akan selalu ia rindukan, jalan bebek dari asrama ke sekolah akan selalu dia kenang. Laki-laki yang gemar makan lalapan ini bercita-cita untuk menjadi seorang Peneliti, Akademisi dan Pengamat Politik, jauh-jauh hari sebelum wisudanya di SMA Athirah ia sudah membidik sebuah Universitas yang berada di luar pulau, yakni di Jawa Tengah. Keinginanya untuk kuliah di jawa cerita bisa di puji oleh teman-temanya, melainkan untuk mewujudkan mimpi besar di tempat yang yakin yakni di Universitas Brawijaya.

  Kelulusanya pun menjadi kabar gembira bagi keluarga, sekolah, dan teman-teman-teman-teman, yang berkelahi dengan kerabat-kerabatnya tersebut, Muhfi memiliki semangat dan visi yang tinggi untuk belajar dan membuktikan bahwa belajarnya di sana tidak akan sia-sia. Di kampus barunya itu, ia memilih untuk masuk di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tepatnya di jurusan Ilmu Poltik. Di balik semangatnya itu, Muhfi harus bisa hidup lebih mandiri dari sebelumnya, ia pun harus mencari biaya hidup dengan menjadi Mentor di Golden Privat.

  Motto hidupnya sebagai orang yang bermanfaat selalu membangkitkan semangatnya, kini Muhfi berada di semester 7 di jurusanya itu, dan ia sudah memiliki pengalaman berorganisasi yang selalu menempatkan dirinya di posisi yang cukup tinggi

Riwayat Organisasi:  

 Staf Magang Kementrian Kastrat Badan   Eksekutif Mahasiswa FISIP UB

 Staf Magang Keilmuan Himpunan   Mahasiswa Ilmu Politik

 Sekretaris Divisi Keilmuan Himpunan   Mahasisa Ilmu Politik

 Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Poltik

 Ketua Bidang Pengembangan Penelitian   dan  Pembinaan Anggota                      

 Himpunan Mahasiswa Islam

 Komisariat FISIP UB 


 

  Hidup di lingkungan orang lain paham atas bahasa mereka, kini ia paham dengan bahasa Sunda, Arab pasif, serta Inggris dengan keadaan lingkunganya yang homogen itu. Semangat belajarnya di tanah orang melaporkan berbagai prestasi yang semuanya berada di tingkat Nasional tiap tahun, dan dengan prestasinya itu ia menjadi bintang tamu untuk pengurus seri di UBTV. Walaupun ia seorang pemimpin yang berdedikasi, ia juga pernah di ceburin ke kolam oleh teman-temanya yang jahil di depan umum.    

Prestasi Selama di Bangku Kuliah: 

 Juara III Essay Nasional (Airlangga Politics),   Surabaya 2017

 Juara II Debat Nasional (Kementrian     Dalam  Negri) IPDN, Bandung 2018

 Esai Juara III Nasional Generasi Millineal   Optimis Validnews 2019

 Juara III LKTI Nasional AUC Bali 2019

 Juara I LKTI Nasional “Peran Pesantren di     Era Industri 4.0” Yayasan Edi Mancoro   Semarang 2019

 Juara I Esai Nasional Ramadhan RDK   Institut Teknologi September Surabaya 2019

  Mahasiswa 22 tahun yang merasakan perbedaan usianya yang kini lebih dewasa dalam menghadapi masalah dan lebih banyak mengingat hal-hal yang berhubungan dengan amal dan ibadahnya yang kurang semenjak meninggalkan masa SMA nya.

Pesan Untuk Sekolah Tercinta

  Semoga Sekolah Islam Athirah Bone dapat memberi porsi yang sama untuk seluruh siswanya, menjadikan siswa bahagia dan tidak tertekan dalam proses menuntut ilmunya, lebih inklusif dalam menyelesaikan masalah dan yang terpenting jangan lupa bahwa sekolah selain tempat belajar, juga sebagai tempat untuk dapat mewujudkan kebahagiaan dan keceriaan bersama teman-teman. 


Artikel prestasi Anak Desa Jadi Ketua HMI Politik UB
4/ 5
Oleh

Comments