Puisi Mengganja Oleh Keisya Maygreace


Kedaulatan RI di Balik Nasionalisasi Perusahaan Belanda - Tirto.IDMengganja
Oleh Keisya Maygreace Manik
Malam pada permukaan hati
Lautan angan dan kepada memori
Ribu beribu mimpi abadi

Raga beraga hinggapi penuli
Kemarin menapak
Merapal dan kandil beranak
Atau mereka telah beranak

Lebam-lecek kemarin
Mengapa pendurja memilin
Kemudian perasa tiba
Dan haus mengiba

Ibu menjawabku
Besok kita tak nggagu
Ibu bilang kita menyudah
Ibu bilang kita menawa
Namun kita bilang kita bukan penawa

Dan mempunyai jutaan anak lidah
Ibu mungkin hampir pasrah
Untuk anak dan anak lidah

Dan ganja mengganja
Menukar ganja namun berhati ganja
Ganja nun mufrat di alam senja

Pada angan ibu
Kita bermuluk sendu
Tentang sesuatu
Tentang luka kelabu

Bukan tentang dia
Mereka sering menduga

Astaga? Telunjuk menelunjuki kita
Apakah esok mengganja kita
Apakah esok masih ada kita


Belum ada Komentar untuk "Puisi Mengganja Oleh Keisya Maygreace"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel