Puisi Jalan Air Menuju Trunyan Oleh Made Edy Arudi


Eksotisme trunyan Bali | the atmojoJalan Air Menuju Trunyan
Oleh Made Edy Arudi
Selain turunan tajam, melintasi batu lahar
Tak ada jalan pintas lain
Menuju hatimu Trunyan

Namun aku terus melaju
Menyusuri jalan air di mana ikan
Beranak pinak

Perjalanan pun makin mendebarkan;
Sejauh kaki melangkah
Mungkin tak terhitung
Berapa lubang buat aku oleng
Berapa tikungan bikin aku mengeluh

Saat menuruni lembah curam
Terkadang menjerit cemas
Begitu rawan
Begitu rawan…

Ah betapa perjalanan ini telah memukauku
Mempertemukanku
Dengan semadi Gunung Batur
Dan dewa-dewi pemintal kabut
Yang saban senja mengumamkan asmaradana,
Dengan angin danau membelai pucuk ilalang
Menerbangkan bunga-bunga putihnya
Menerbangkan separuh jiwa

Oh inikah Trunyan
Dengan pohon menyan yang memeram kisah demi kisah
Yang mampu menyihir bau busuk
Menjadi pesona mawar?

Trunyan
Wajahmu berpendaran
Di telaga sukma
                                                                       

Belum ada Komentar untuk "Puisi Jalan Air Menuju Trunyan Oleh Made Edy Arudi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel